Tampilkan postingan dengan label Receiver. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Receiver. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Oktober 2013

Skema Rangkaian Radio Sederhana 1 Transistor

Menanggapi para penanya di forum facebook yang terus mengalir sebagai tanda begitu antusiasnya para penggemar elektronika di tanah air dan saya sangat gembira karena blog kumpulan rangkaian elektronik ini mempunyai banyak penggemar terutama dari tanah air tercinta Indonesia. Kali ini saya akan menjawab pertanyaan sahabat facebook mengenai Rangkaian Radio Sederhana. Banyak yang membahas mengenai radio penerima sederhana ini, namun tentunya sobat semua menginginkan rangkaian yang bukan hanya sederhana namun memiliki kualitas dan juga komponen yang mudah didapatkan dan mudah dibuat. Rangkaian Penerima Radio Sederhana dibawah ini adalah hasil seleksi saya yang saya ambil dari blog skema elektronik terkenal circuitstoday.


Rangkaian ini hanya membutuhkan baterai 3Volt atau 2 buah baterai kecil. Sebagai penguat suara transistor Q1 cukup untuk mendengarkan siaran radio dengan menggunakan headphone.

Cara kerja rangkaian:
C6 dan L1 membentuk rangkaian tangki yang mengambil sinyal dari D1. Kapasitor C2 dan resistor R1 melakukan deteksi menjemput sinyal. Sinyal yang terdeteksi digabungkan ke dasar Q1 melalui Q1 dan C3. Kapasitor memberikan amplifikasi yang diperlukan untuk sinyal. Resistor R2 digunakan untuk bias Q1. R3 membatasi arus kolektor output audio Q1. Output akan tersedia pada kolektor Q1 dan dapat didengar dengan menggunakan headphone. Rangkaian akan bekerja maksimal di tempat-tempat di mana ada kekuatan sinyal radio yang wajar.

Catatan.
  • Rangkaian dirakit pada PCB.
  • Rangkaian dapat diaktifkan dari baterai 3V.
  • Antena penerima dari kawat panjang 1 M.
  • Headphone harus impedansi tinggi (2 sampai 3K).
  • Jika dioda AA121 tidak tersedia, anda dapat menggunakan AA112, AA116 atau 1N34.
  • Induktor L1 harus 0.35mH dan satu tap tengah,  L1 dibuat dari kumparan dengan kawat email ukuran 28SWG sebanyak 77 lilitan dengan diameter penampang 1cm. Penampang bisa dari pipa plastik bekas atau pipa PVC.
  • Radio dapat disetel dengan menyesuaikan kapasitor C6 variabel.

Minggu, 25 Maret 2012

Rangkaian Penerima Radio Fm

Here is a FM radio circuit using IC7400. IC TDA7000 is a monolithic integrated circuit for mono FM portable radios, where a minimum on peripheral components is crucial. The IC TDA7000 has a Frequency-Locked-Loop system with an intermediate frequency of 70 kHz. The intermediate frequency selectivity is achieved by active RC filters. The only function which needs alignment is the resonant circuit for the oscillator, thus selecting the reception frequency. Spurious reception is avoided by means of a mute circuit, which also eliminates too noisy input signals. Special steps are taken to meet the radiation requirements

Penerima Radio FmSkema Rangkaian Penerima Radio Fm


• L1 and L2 wind 5 turns of 0.6 mm enameled Copper wire on a 4 mm dia plastic former.


IC TDA7000 Description

The TDA7000 is a monolithic integrated circuit for mono FM portable radios, where a minimum on peripheral components is important (small dimensions and low costs).
The IC has an FLL (Frequency-Locked-Loop) system with an intermediate frequency of 70 kHz. The i.f. selectivity is obtained by active RC filters. The only function which needs alignment is the resonant circuit for the oscillator, thus selecting the reception frequency. Spurious reception is avoided by means of a mute circuit, which also eliminates too noisy input signals. Special precautions are taken to meet the radiation requirements.
IC TDA7000Lay out IC TDA7000


Data IC TDA7000

Supply voltage range: 2,7 to 10 V
Supply current : 8 mA
R.F. input frequency range: 1,5 to 110 MHz
Sensitivity for -3 dB limiting
• (e.m.f. voltage)
• (source impedance: 75 Ohm mute disabled) EMF: 1,5 uV
Signal handling (e.m.f. voltage)
• (source impedance: 75 Ohm) EMF typ. 200 mV
A.F. output voltage at RL = 22 kOhm75 Mv

Supply voltage: max. 12 V
Oscillator voltage: 0,5 to VP0,5 V
Storage temperature 55 to 150 C
Operating ambient temperature 0 to 60 C.