Sabtu, 02 November 2013

Perbedaan Media Rekam VCD dan DVD



  • VCD (Video Compact Disc) atau MPEG1 atau DAT menggunakan media rekam CD (Compact Disc) biasa sebagai alat atau media untuk memutar kembali / playback.


  • DVD Video (Digital Versatile Disc Video) atau MPEG2 atau VOB menggunakan media rekam DVD sebagai alat untuk memutar kembali / playback.

Dari pernyataan diatas, disini kita akan membahas perbedaan media rekam untuk VCD dan DVD-Video yaitu media rekam CD dan DVD.



Perbedaan Media Rekam VCD dan DVD



1.       Di lihat dari hal ukuran Track dan Pitch

DVD memiliki ukuran pitch lebih kecil dari CD. Pitch adalah lubang (galian) kecil atau tekanan yang sedikit diatas permukaan disc yang mengizinkan pickup laser untuk membedakan antara kondisi digital berlogika 0 dan 1. DVD sisi tunggal, lapisan tunggal dapat menyimpan sekitar tujuh kali lebih banyak daripada CD. Sebagian besar tambahan ini berasal dari pitch dan track pada DVD lebih kecil.




Specification
CD
DVD
Track Pitch
1600 nanometers
740 nanometers
Minimum Pit Length
(single – layer DVD)
830 nanometers
400 nanometers
Minimum Pit Length
(double – layer DVD)
830 nanometers
440 nanometers






2.      Dilihat dari Track space (spasi tiap track)

Jalur track pada DVD 2,16 kali lebih kecil dan panjang dari pitch minimum, untuk DVD lapisan tunggal adalah 2,08 kali lebih kecil daripada CD. Fitur spasi track antar pitch spiral pada DVD lebih tipis. Dalam susunan demikian, DVD player membaca format DVD dengan ukuran pitch lebih kecil dan spasi track lebih tipis, jenis laser yang digunakan berbeda karena menghendaki cahaya dengan berkas yang lebih sempit. Ini merupakan satu dari sebagian besar alasan mengapa CD player tidak dapat membaca DVD, sementara DVD player mampu membaca CD audio.


3.       Dilihat dari kapasitas lapisan pada single side – single layered

Sebagaimana telah kita ketahui DVD-5 merupakan konstruksi yang paling sederhana, format ini mampu menyimpan 4,7 GB data digital. Angka 5 dalam DVD-5 signifikan dengan mendekati kapasitas data 5 GB, sedangkan kapasitas CD hanya 650 Mb. Informasi digital ini mendekati dua jam video digital dan audio video, atau 74 menit untuk music DVD audio (resolusi tinggi).



4.       Dilihat dari Panjang Gelombang Sinar Laser (ƛ)

Keduanya sama-sama menggunakan sinar laser merah untuk membaca datanya. Bedanya ada di panjang gelombang. Sinar laser merah pada CD panjang gelombangnya adalah 780 nm (nanometer), sedangkan DVD panjang gelombangnya 650 nm (nanometer).


5.       Dilihat dari NA / Diafragma atau pengatur lensa Fokus (focus lensa)

Besarnya NA atau Diafragma untuk CD Nilainya 0,45 dan untuk DVD nilainya 0,6. Semakin besar nilainya, semakin kecil titik fokus yang bisa dibuat oleh lensa. Besarnya diafragma mempengaruhi jarak lapisan data dengan mata laser.

Ketebalan keping adalah 1,2 mm, anggap saja lapisan yang mengkilap adalah lapisan atas dan lapisan yang berlabel adalah lapisan bawah. 
Pada CD, lapisan data terletak di lapisan bawah sendiri dan bersentuhan langsung dengan lapisan label. Sedangkan lapisan data DVD terletak di tengah-tengah keping, atau 0,6 mm dari lapisan atas. 
Coba ambil keping CD yang sudah tak terpakai, coba gores labelnya dengan uang logam atau benda lain yang mirip. Ketika digores labelnya, lapisan datanya juga ikut terkelupas. Bila digores semuanya maka akan menghasilkan keping CD yang bening. Berbeda dengan DVD, bila digores labelnya, lapisan datanya akan tetap hidup tenang ditengah keping.

Format File Audio & Video

    o    Format Video

1. AVI ( Audio Video Interleaved )

AVI diperkenalkan oleh Microsoft pada tahun 1992 sebagai teknologi video for windows. File AVI menyimpan data audio & video, dan data audio video dapat dikompres menggunakan berbagai codec. Kualitas dan kapasitas tergantung pada codec dan secara khusus codec yang digunakan adalah MPEG.

2.   MPEG

MPEG adalah format kompresi untuk video maupun audio yang distandarisasi oleh Moving Picture Experts Group (MPEG). Contohnya MPEG-4, dapat mengompres file ketika menyimpan video. Ketika video tersebut diputar, codec MPEG-4 akan mengembangkan lagi ukuran file ini, jadi tingkat penurunan kualitas video maupun audio menjadi sangat minimal dengan ukuran kompresi file yang maksimal.

3.    3GP (3GPP Format File)

3Gp adalah sebuah multimedia container format yang ditetapkan oleh Third Generation Partnership Project untuk 3G UMTS, jasa multimedia. Yang digunakan di 3G ponsel, tetapi juga dapat dimainkan pada beberapa 2G dan 4G. Ukuran-nya pun lebih kecil dari pada AVI dan MPEG. 

4.   FLV (Flash Video)

FLV adalah sebuah wadah / format file yang digunakan untuk mengirimkan video melalui internet mengunakan Adobe Flash Player. Format FLV juga memiliki ukuran yang lebih kecil dari AVI dan MOV, tetapi lebih besar dari format SWF dan MPEG.

5.   SWF

SWF  adalah format file untuk multimedia, grafik vektor dan Action Script. Format SWF memiliki ukuran sedang, kira – kira setengah ukuran AVI.

6.  MOV

MOV  adalah format video yang dibuat oleh Apple Computer untuk membuat, mengedit, menerbitkan, dan melihat file multimedia. Format file ini dapat berisi video, animasi, grafis, 3D dan virtual reality konten. MOV berfungsi sebagai wadah multimedia file yang berisi satu atau lebih track.

    o    Format Audio

Secara umum ada 3 kelompok utama format file audio :

1.  Format file audio tanpa kompresi seperti, file WAV, AIFF, AU dan Raw header-less PCM.

2.  Format file audio dengan kompresi lossy, seperti MP3, Vorbis, Mousepack, AAC, ATRAC, dan lossy Windows Media Audio (WMA).
3.  Format file audio dengan kompresi loss-less, seperti FLAC, Monkey’s Audio (file name extension APE), Wav Pack (file name extension WV), Shorten, Tom’s lossless Audio Kompressor (TAK), TTA, ATRAC Advanced Lossless, Apple Lossless, MPEG-4 SLS, MPEG-4 ALS, MPEG-4 DSTWindows Media Audio Lossless (WMA Lossless).

Format-format tersebut terbagi menjadi 3 bagian, yaitu :
   1.      Free dan open : wav, ogg, mpc, flac, aiff, raw, au, dan midi.
   2.      Free                 : gsm, dct, vox, aac, mp4, dan mmf.
   3.      Proprietary     : mp3, wma, atrac, ra, ram, dss, msv, dvf, m4p, 3gp, amr, dan awb.




1.   MP3  (Audio Layer 3)

MP3 adalah salah satu format berkas pengodean suara. MP3 memakai sebuah transformasi hybrid untuk mentransformasikan sinyal.
MP3 mempunyai beberapa batasan limit:
  • o    Bit rate terbatas, maksimum 320 kbit/s, beberapa encoder dapat menghasilkan bit rate yang lebih tinggi, tetapi sangat sedikit dukungan untuk MP3  yang memiliki bit rate tinggi.
  • o    Resolusi waktu yang digunakan MP3 rendah untuk sinyal-sinyal suara yang sangat transient, sehingga dapat menyebabkan noise.
  • o    Resolusi frekuensi terbatasi oleh ukuran window.
  • o    Tidak ada scale factor band untuk frekuensi di atas 15,5 atau 15,8 kHz.
  • o    Mode joint stereo dilakukan pada basis per frame.
  • o    Delay bagi encoder decoder tidak di definisikan, tetapi beberapa encoder seperti LAME dapat menambahkan  metadata tambahan yang memberikan informasi kepada  MP3 Player.



2.  MIDI

MIDI  menyediakan format file musik  instrumen, seperti catatan dan informasi instrumen kontrol yang diperlukan untuk memutar lagu. Standarisasi ini memungkinkan satu paket perangkat lunak untuk membuat dan menyimpan file yang nantinya dapat dimuat dan di edit oleh program lain yang sama sekali berbeda, bahkan pada berbagai jenis komputer. Hampir setiap sequencer software musik mampu memuat dan menyimpan file standar MIDI.

      3.      AAC
AAC merupakan format audio menggunakan lossy compression (data hasil kompresi tidak bisa dikembalikan lagi ke data sebelum dikompres secara sempurna, karen aada data yang hilang).
Cara kerja dari AAC adalah bagian-bagian sinyal yang tidak relevan dibuang, sinyal" yang redup dihilangkan, dilakukan proses MDCT (Modified Discret Cosine Transform). berdasarkan tingkat kompleksitas sinyal, adanya penambahan Internal Error Correction, kemudian sinyal disimpan atau dipancarkan.

4.  WAV
WAV adalah file audio yang tidak terkompresi sehingga seluruh sampel audio disimpan semuanya di media penyimpanan dalam bentuk digital. Karena ukurannya yang besar, file WAV jarang digunakan sebagai file audio di Internet. WAV merupakan format file audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM sebagai standar untuk menyimpan file audio pada PC, dengan menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation).

    o    Format Grafis (GAMBAR)

1. Bitmap

Merupakan standar grafik yang dikembangkan oleh Microsoft untuk menampilkan gambar pada Windows.

2.  JPEG (Joint Photographic Experts Group)

JPEG adalah format gambar yang digunakan untuk menyimpan gambar-gambar hasil foto dengan ukuran lebih kecil.
Mampu menayangkan warna dengan kedalaman 24bit true color. JPEG mengkompresi gambar dengan sifat lossy.

3.GIF (Graphic Interchange Format)

GIF adalah format setandar untuk publikasi elektronik dan internet yang mampu menyimpan animasi dua dimensi (2D). Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW. Format GIF mampu menayangkan maksimum sebanyak 256 warna, karena format GIF menggunakan 8bit untuk setiap pixel-nya.

Kamis, 24 Oktober 2013

Skema Rangkaian Radio Sederhana 1 Transistor

Menanggapi para penanya di forum facebook yang terus mengalir sebagai tanda begitu antusiasnya para penggemar elektronika di tanah air dan saya sangat gembira karena blog kumpulan rangkaian elektronik ini mempunyai banyak penggemar terutama dari tanah air tercinta Indonesia. Kali ini saya akan menjawab pertanyaan sahabat facebook mengenai Rangkaian Radio Sederhana. Banyak yang membahas mengenai radio penerima sederhana ini, namun tentunya sobat semua menginginkan rangkaian yang bukan hanya sederhana namun memiliki kualitas dan juga komponen yang mudah didapatkan dan mudah dibuat. Rangkaian Penerima Radio Sederhana dibawah ini adalah hasil seleksi saya yang saya ambil dari blog skema elektronik terkenal circuitstoday.


Rangkaian ini hanya membutuhkan baterai 3Volt atau 2 buah baterai kecil. Sebagai penguat suara transistor Q1 cukup untuk mendengarkan siaran radio dengan menggunakan headphone.

Cara kerja rangkaian:
C6 dan L1 membentuk rangkaian tangki yang mengambil sinyal dari D1. Kapasitor C2 dan resistor R1 melakukan deteksi menjemput sinyal. Sinyal yang terdeteksi digabungkan ke dasar Q1 melalui Q1 dan C3. Kapasitor memberikan amplifikasi yang diperlukan untuk sinyal. Resistor R2 digunakan untuk bias Q1. R3 membatasi arus kolektor output audio Q1. Output akan tersedia pada kolektor Q1 dan dapat didengar dengan menggunakan headphone. Rangkaian akan bekerja maksimal di tempat-tempat di mana ada kekuatan sinyal radio yang wajar.

Catatan.
  • Rangkaian dirakit pada PCB.
  • Rangkaian dapat diaktifkan dari baterai 3V.
  • Antena penerima dari kawat panjang 1 M.
  • Headphone harus impedansi tinggi (2 sampai 3K).
  • Jika dioda AA121 tidak tersedia, anda dapat menggunakan AA112, AA116 atau 1N34.
  • Induktor L1 harus 0.35mH dan satu tap tengah,  L1 dibuat dari kumparan dengan kawat email ukuran 28SWG sebanyak 77 lilitan dengan diameter penampang 1cm. Penampang bisa dari pipa plastik bekas atau pipa PVC.
  • Radio dapat disetel dengan menyesuaikan kapasitor C6 variabel.

Minggu, 13 Oktober 2013

Skema Rangkaian Lampu Kunang-kunang

Kunang-kunang adalah sejenis binatang serangga yang di ekornya bisa mengeluarkan cahaya. Cahayanya bisa terlihat jelas pada malam hari. Cahaya yang dikeluarkan warnanya ada yang merah, kuning dan hijau. Kebanyakan yang kita lihat adalah warna hijau terang. Untuk melihat kunang-kunang sekarang sudah mulai sulit karena habitatnya sudah mulai rusak. Untuk mengobati kerinduan akan kehadiran kunang-kunang, kali ini saya akan memberikan skema Rangkaian Lampu kunang-kunang untuk anda. Rangkaian ini cukup sederhana sehingga cocok sekali untuk anda yang masih pemula dalam elektronika. Rangkaian ini menggunakan cahaya LED sebagai cahaya yang menyerupai kunang-kunang.
Skema Rangkaian Kunang-kunang
Gambar rangkaian kunang-kunang
Daftar Komponen:

U1 = NE 555 Timer IC
R1 = 10K,
R2 = 2M,
R3 = Potensiometer, 1M
C1 = 10uF, 25V,
D1 = Dioda, BAS16, atau IN4148,
D2 = LED, hijau warna cerah
Baterai Standard 9 Volt

Rangkaian kunang kunang ini bisa anda tempatkan di dinding kamar sebagai hiasan. Bisa anda tempatkan sedemikian rupa pada wadah yang kecil atau kotak sehingga yang terlihat nanti adalah lampu LED nya. Selamat berkreasi!